Pentingnya sistem informasi manajemen pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi

 

toriqa.com – Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang dirancang untuk memudahkan pekerjaan pengguna dalam segala kegiatan administrasi kampus online, seperti operasional akademik, penerimaan mahasiswa baru (PMB), pembuatan program, rencana studi, rencana mata kuliah, kartu rencana studi. (KRS), penyelesaian pengelolaan data dosen dan mahasiswa, pendanaan, akreditasi, dll. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai pendukung untuk analisis data dalam menentukan keputusan tempat.
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi penting dan memposisikan kemajuan organisasi pendidikan dalam menghadapi persaingan global. Institusi pendidikan tinggi yang baik harus memiliki LMIS yang sesuai, jika bukan yang baik, untuk memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh komunitas universitas (mahasiswa, profesor, administrator dan pemangku kepentingan lainnya di luar institusi pendidikan). Lebih baik dari diriku
Untuk memberikan layanan prima kepada seluruh komunitas universitas, sistem informasi yang terintegrasi mulai menjadi kebutuhan penting bagi universitas. Karena proses pengelolaan kampus tidak mudah. Perguruan tinggi harus mengelola banyak bidang. Memulai pendaftaran, studi, perencanaan, properti, perpustakaan, dan sistem keuangan. Belum lagi sistem pendukung lain di bidang kemahasiswaan seperti sistem pungutan PKM, beasiswa, peradilan, PMW dan lain-lain.
Setiap sistem memiliki fungsinya masing-masing, terutama dalam pengolahan data. Seperti sistem informasi pendidikan yang mengolah data mata kuliah siswa. Sistem rekrutmen yang mengurus semua data yang terkait dengan sumber daya manusia universitas. Selain itu, ada juga sistem penjaminan mutu yang mencatat dokumen-dokumen untuk dilaporkan ke Ban-PT.
Namun dalam praktiknya, sistem informasi perguruan tinggi sebagian dikembangkan oleh unit-unit di lingkungan perguruan tinggi. Sistem dikembangkan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan unit. Hal ini menimbulkan perbedaan format database dari satu unit ke unit lainnya dengan unit pusat di perguruan tinggi. Berikut beberapa masalah yang akan muncul.
Sayangnya, pada kenyataannya kita sering melihat di area ini bahwa sistem informasi tetap independen. Dalam banyak sistem informasi yang berbeda, administrasi kampus harus memasukkan data yang sama beberapa kali. Misalnya dalam proses pengumpulan PKM, pengajuan beasiswa atau pendaftaran di lembaga peradilan, mahasiswa harus selalu memasukkan kembali data identitasnya saat mendaftar untuk aplikasi lain. Padahal, kampus sudah memiliki semua data mahasiswanya, dan tinggal menggunakannya saja. Ini terjadi karena sistem tidak terintegrasi satu sama lain.
Sehingga universitas ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa yang akan datang. Sudah saatnya perguruan tinggi membekali diri dengan sistem informasi yang terintegrasi. Salah satu fondasi sistem informasi manajemen adalah bahwa kampus membutuhkan sistem informasi pendidikan.
Sistem Informasi Pendidikan (SIAKAD)
Sistem informasi akademik dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perguruan tinggi yang menginginkan layanan pendidikan terkomputerisasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas layanan, daya saing, dan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Sistem informasi akademik dikembangkan secara terus menerus dan intensif mengikuti kebutuhan dasar perkembangan teknologi dan pendidikan tinggi, sehingga kapasitas sistem informasi pendidikan terus berkembang.
Sistem Informasi Pendidikan (SIAKAD) dapat membantu Anda mengelola data nilai siswa, silabus, data guru besar (guru) dan manajemen fakultas / jurusan, yang selalu digunakan secara manual “untuk mempermudah waktu perangkat lunak dan Untuk dapat menekan biaya operasional. Sistem informasi pendidikan juga disesuaikan dengan kebutuhan pelaporan perguruan tinggi, termasuk sinkronisasi dengan format feeder DIKTI terbaru.
Keunggulan sistem informasi pendidikan yang terintegrasi sejalan dengan sistem pendidikan tinggi
mudah digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *